Program Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (Public Service Loan Forgiveness atau PSLF) adalah inisiatif federal Amerika Serikat yang dibentuk oleh Kongres pada tahun 2007 melalui College Cost Reduction and Access Act of 2007 untuk mengampuni sisa saldo pinjaman mahasiswa federal bagi peminjam yang bekerja penuh waktu di sektor layanan publik. Program ini secara khusus berlaku untuk pinjaman dari William D. Ford Federal Direct Loan Program, meskipun pinjaman federal lainnya dapat digabungkan menjadi pinjaman langsung untuk memenuhi syarat. Tujuan utama PSLF adalah mendorong individu untuk mengejar dan tetap bekerja di bidang layanan publik—seperti pendidikan, perawatan kesehatan, penegakan hukum, dan layanan nirlaba—dengan mengurangi beban keuangan akibat pinjaman mahasiswa [1]. Untuk memenuhi syarat, peminjam harus melakukan 120 pembayaran bulanan yang memenuhi syarat di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat, seperti rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment), sambil bekerja penuh waktu (minimal 30 jam per minggu) untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat, termasuk lembaga pemerintah federal, negara bagian, lokal, atau suku, serta organisasi nirlaba yang dikecualikan dari pajak di bawah 501(c)(3). Proses aplikasi melibatkan penggunaan PSLF Help Tool, sebuah platform digital yang disediakan oleh Federal Student Aid untuk memverifikasi pekerjaan dan melacak kemajuan. Meskipun awalnya program ini menghadapi kritik karena tingkat penolakan yang tinggi dan kompleksitas administratif, perubahan kebijakan besar seperti Limited PSLF Waiver (2021–2022) dan penyesuaian akun pembayaran berbasis pendapatan (IDR Account Adjustment) telah memperluas akses dan memperbaiki keadilan, dengan lebih dari $40 miliar pinjaman diampuni bagi ratusan ribu pekerja layanan publik. Peraturan terbaru yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 juga memperjelas definisi pemberi kerja yang memenuhi syarat untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan undang-undang asli, termasuk pengecualian organisasi yang terlibat dalam kegiatan ilegal [2].
Latar Belakang dan Tujuan Program
Program Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (Public Service Loan Forgiveness atau PSLF) adalah inisiatif federal Amerika Serikat yang dibentuk oleh Kongres pada tahun 2007 melalui College Cost Reduction and Access Act of 2007. Tujuan utamanya adalah memberikan pengampunan terhadap sisa saldo pinjaman mahasiswa federal bagi peminjam yang bekerja penuh waktu di sektor layanan publik selama 10 tahun, atau setara dengan 120 pembayaran bulanan yang memenuhi syarat [1]. Program ini dirancang untuk mengurangi beban keuangan akibat utang pendidikan tinggi dan mendorong individu agar memilih serta tetap bekerja di bidang layanan publik, yang sering kali menawarkan gaji lebih rendah dibandingkan sektor swasta.
Tujuan Kebijakan dan Dampak Sosial
PSLF bertujuan untuk menjadikan karier di sektor layanan publik—seperti pendidikan, perawatan kesehatan, penegakan hukum, layanan nirlaba, dan pemerintahan—lebih menarik secara finansial. Banyak profesi dalam bidang ini, termasuk guru, perawat, pekerja sosial, dan pegawai negeri, memiliki upah yang lebih rendah dibandingkan dengan rekan mereka di sektor swasta, meskipun peran mereka sangat penting bagi masyarakat. Dengan menawarkan pengampunan utang sebagai insentif, program ini mendukung stabilitas tenaga kerja di sektor-sektor kritis yang sering mengalami kekurangan tenaga kerja, terutama di komunitas yang kurang terlayani [2].
Program ini juga sejalan dengan tujuan lebih luas dari Higher Education Act of 1965, yaitu memperluas akses pendidikan tinggi dan memastikan bahwa lulusan tidak terhalang untuk mengejar karier dalam kepentingan publik karena beban utang mahasiswa [1]. PSLF berfungsi sebagai mekanisme kebijakan yang mendorong keadilan ekonomi dengan membantu individu dari berbagai latar belakang sosial ekonomi untuk mengejar pekerjaan yang bermanfaat secara sosial tanpa harus menghadapi kesulitan keuangan jangka panjang.
Fokus pada Pekerja Kritis dan Kepentingan Publik
PSLF secara khusus mendukung pekerja yang memberikan layanan penting bagi masyarakat, termasuk guru di sekolah negeri, perawat di rumah sakit publik, petugas pemadam kebakaran, personel militer, pegawai negeri, dan staf organisasi nirlaba yang dikecualikan dari pajak di bawah 501(c)(3). Dengan meringankan beban utang mereka, program ini membantu menjaga keberlangsungan tenaga kerja di bidang-bidang yang vital namun sering kali kurang diminati karena aspek finansialnya. Penekanan pada layanan publik mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penguatan infrastruktur sosial dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Landasan Hukum dan Perkembangan Kebijakan
PSLF dibentuk sebagai bagian dari amandemen terhadap Higher Education Act, menunjukkan bahwa program ini bukan hanya kebijakan fiskal, tetapi juga alat kebijakan publik yang strategis. Meskipun awalnya program ini menghadapi tantangan implementasi yang signifikan—termasuk tingkat penolakan yang tinggi dan kebingungan administratif—upaya reformasi terus dilakukan untuk memperbaiki akses dan keadilan. Perubahan kebijakan besar seperti Limited PSLF Waiver (2021–2022) dan penyesuaian akun pembayaran berbasis pendapatan (IDR Account Adjustment) telah memperluas cakupan program ini dan memperbaiki kepercayaan publik terhadap keandalannya [6].
Persyaratan Kelayakan Utama
Untuk memenuhi syarat mendapatkan pengampunan pinjaman melalui Public Service Loan Forgiveness (PSLF), peminjam harus memenuhi tiga kriteria utama yang saling terkait: jenis pinjaman yang memenuhi syarat, pembayaran bulanan yang memenuhi syarat, serta pekerjaan penuh waktu di pemberi kerja yang memenuhi syarat. Ketiga komponen ini merupakan fondasi dari program ini dan harus dipenuhi secara bersamaan agar peminjam dapat memperoleh pengampunan utang [1].
Kelayakan Pinjaman: Hanya Pinjaman Langsung yang Diperhitungkan
Satu-satunya jenis pinjaman federal yang memenuhi syarat untuk PSLF adalah pinjaman dari William D. Ford Federal Direct Loan Program. Ini mencakup berbagai jenis pinjaman langsung, seperti Direct Subsidized Loans, Direct Unsubsidized Loans, Direct Graduate PLUS Loans, dan Direct Parent PLUS Loans yang telah digabungkan ke dalam pinjaman konsolidasi langsung [8]. Pinjaman konsolidasi langsung juga memenuhi syarat selama mencakup pinjaman langsung yang memenuhi syarat.
Pinjaman dari program federal lainnya—seperti pinjaman dari Federal Family Education Loan (FFEL) Program atau Perkins Loans—tidak memenuhi syarat secara langsung. Namun, peminjam dengan jenis pinjaman ini dapat menjadi memenuhi syarat dengan mengonsolidasikannya menjadi Direct Consolidation Loan [8]. Penting untuk dicatat bahwa pembayaran yang dilakukan sebelum konsolidasi umumnya tidak dihitung ke dalam 120 pembayaran yang dibutuhkan, kecuali jika kredit diberikan melalui penyesuaian administratif khusus seperti Limited PSLF Waiver atau IDR Account Adjustment [1].
Pembayaran yang Memenuhi Syarat: 120 Pembayaran Bulanan
Peminjam harus melakukan 120 pembayaran bulanan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pengampunan. Pembayaran ini tidak harus berurutan, yang berarti peminjam dapat berpindah pekerjaan atau mengubah rencana pembayaran dan tetap menghitung pembayaran sebelumnya yang memenuhi syarat [11].
Sebuah pembayaran dianggap memenuhi syarat jika memenuhi kriteria berikut:
- Dibuat setelah 1 Oktober 2007, tanggal dimulainya program PSLF [12].
- Dibayar tepat waktu (tidak terlambat).
- Jumlahnya sesuai dengan jumlah yang terutang menurut jadwal pembayaran.
- Dibayar saat peminjam terdaftar dalam rencana pembayaran yang memenuhi syarat, seperti rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment) atau 10-Year Standard Repayment Plan [13].
- Dibayar saat peminjam bekerja penuh waktu (minimal 30 jam per minggu) untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat.
Penting untuk diketahui bahwa periode deferment atau forbearance umumnya tidak dihitung sebagai pembayaran yang memenuhi syarat, meskipun pembayaran dilakukan selama masa tersebut [14]. Hanya pembayaran yang dilakukan pada Direct Loans yang dihitung dalam PSLF.
Kelayakan Pekerjaan: Bekerja Penuh Waktu untuk Pemberi Kerja yang Memenuhi Syarat
Peminjam harus bekerja penuh waktu (setidaknya 30 jam per minggu) untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat. Pemberi kerja yang memenuhi syarat mencakup:
- Organisasi pemerintah federal, negara bagian, lokal, atau suku Amerika Serikat, termasuk sekolah umum, lembaga penegak hukum, dan dinas militer [15].
- Organisasi nirlaba yang dikecualikan dari pajak di bawah 501(c)(3) dari Internal Revenue Code [16].
- Organisasi nirlaba lainnya yang menyediakan layanan publik yang memenuhi syarat, seperti manajemen darurat, layanan kesehatan masyarakat, pendidikan publik, atau layanan perpustakaan publik, bahkan jika mereka tidak memiliki status 501(c)(3), selama layanan tersebut bersifat sekuler dan non-partisan [17].
Pekerjaan di organisasi yang mencari keuntungan, serikat pekerja, organisasi politik partai, atau organisasi keagamaan (kecuali jika menyediakan layanan publik sekuler) tidak memenuhi syarat [18]. Peminjam disarankan untuk mengonfirmasi kelayakan pemberi kerja mereka melalui PSLF Help Tool atau dengan mengirimkan formulir sertifikasi pekerjaan secara berkala [19].
Jenis Pinjaman dan Rencana Pembayaran yang Memenuhi Syarat
Untuk memenuhi syarat dalam program Public Service Loan Forgiveness (PSLF), peminjam harus memiliki jenis pinjaman federal tertentu dan melakukan pembayaran di bawah rencana pembayaran yang memenuhi kriteria. Kesesuaian pinjaman dan rencana pembayaran merupakan dua pilar utama dalam membangun kelayakan untuk pengampunan, bersama dengan pekerjaan penuh waktu di sektor layanan publik.
Jenis Pinjaman yang Memenuhi Syarat
Hanya pinjaman dari William D. Ford Federal Direct Loan Program yang secara langsung memenuhi syarat untuk PSLF. Ini mencakup berbagai jenis pinjaman langsung, seperti Direct Subsidized Loans, Direct Unsubsidized Loans, Direct Graduate PLUS Loans, dan Direct Parent PLUS Loans yang digunakan oleh orang tua atau mahasiswa pascasarjana [8]. Selain itu, Direct Consolidation Loans yang mencakup pinjaman langsung yang memenuhi syarat juga dapat digunakan dalam program ini, asalkan peminjam terus memenuhi semua persyaratan lainnya.
Pinjaman dari program federal lainnya—seperti pinjaman dari Federal Family Education Loan (FFEL) Program atau Perkins Loans—tidak memenuhi syarat secara langsung untuk PSLF. Namun, peminjam dengan pinjaman jenis ini dapat mengonsolidasikannya menjadi Direct Consolidation Loan untuk menjadi eligible [8]. Proses konsolidasi ini penting karena memungkinkan pembayaran yang dilakukan sebelumnya pada pinjaman FFEL atau Perkins untuk dihitung sebagai pembayaran yang memenuhi syarat, asalkan pembayaran tersebut dilakukan saat peminjam bekerja penuh waktu untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat dan di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat [1].
Rencana Pembayaran yang Memenuhi Syarat
Untuk dihitung dalam 120 pembayaran bulanan yang diperlukan, peminjam harus melakukan pembayaran di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat. Rencana yang memenuhi syarat mencakup semua rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment atau IDR), seperti:
- Saving on a Valuable Education (SAVE) Plan
- Pay As You Earn (PAYE)
- Revised Pay As You Earn (REPAYE)
- Income-Based Repayment (IBR)
- Income-Contingent Repayment (ICR)
Selain rencana berbasis pendapatan, 10-Year Standard Repayment Plan juga memenuhi syarat untuk PSLF [23]. Pembayaran yang dilakukan di bawah rencana ini secara otomatis dihitung selama peminjam memenuhi kriteria lainnya. Namun, pembayaran yang dilakukan di bawah rencana pembayaran lainnya—seperti rencana bertahap (Graduated Repayment Plan) atau rencana diperpanjang (Extended Repayment Plan)—tidak dihitung sebagai pembayaran yang memenuhi syarat, kecuali jika jumlah pembayarannya setara atau lebih besar dari pembayaran di bawah rencana standar 10 tahun [23].
Pembayaran yang Dianggap Memenuhi Syarat
Sebuah pembayaran dianggap memenuhi syarat untuk PSLF jika memenuhi kriteria berikut:
- Dibuat setelah 1 Oktober 2007, tanggal dimulainya program [13].
- Dibayar tepat waktu, tidak terlambat atau lewat dari tanggal jatuh tempo.
- Jumlahnya sesuai dengan jumlah yang terutang menurut jadwal pembayaran.
- Dilakukan saat peminjam terdaftar dalam rencana pembayaran yang memenuhi syarat.
- Dilakukan saat peminjam bekerja penuh waktu (minimal 30 jam per minggu) untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat [13].
Penting untuk dicatat bahwa masa deferment atau forbearance umumnya tidak dihitung sebagai pembayaran yang memenuhi syarat, bahkan jika peminjam melakukan pembayaran selama masa tersebut [14]. Namun, perubahan kebijakan terbaru, seperti IDR Account Adjustment, telah memungkinkan periode tertentu dari deferment atau forbearance untuk dihitung ulang sebagai pembayaran yang memenuhi syarat jika peminjam bekerja di sektor layanan publik selama periode tersebut [28].
Dengan memahami jenis pinjaman dan rencana pembayaran yang memenuhi syarat, peminjam dapat mengambil langkah strategis—seperti konsolidasi pinjaman atau perubahan ke rencana pembayaran berbasis pendapatan—untuk memastikan kemajuan mereka terus terlacak menuju pengampunan. Penggunaan PSLF Help Tool sangat dianjurkan untuk membantu memverifikasi kelayakan pinjaman dan rencana pembayaran secara real-time [19].
Proses Aplikasi dan Verifikasi Pekerjaan
Proses aplikasi untuk Public Service Loan Forgiveness (PSLF) memerlukan pendekatan yang terstruktur dan proaktif dari peminjam untuk memastikan bahwa mereka memenuhi semua kriteria yang diperlukan. Proses ini mencakup verifikasi pekerjaan, pelacakan pembayaran yang memenuhi syarat, dan pengajuan dokumen yang tepat waktu. Peminjam harus secara aktif mengelola kemajuan mereka karena program ini tidak otomatis—peminjam harus mengambil inisiatif untuk mengonfirmasi kelayakan mereka melalui pengajuan formulir secara berkala [1].
Langkah-Langkah dalam Proses Aplikasi PSLF
Langkah pertama dalam proses aplikasi adalah memastikan bahwa peminjam memiliki jenis pinjaman yang memenuhi syarat, yaitu pinjaman dari William D. Ford Federal Direct Loan Program. Peminjam dengan pinjaman dari program lain seperti Federal Family Education Loan Program (FFEL) atau Perkins Loan harus mengonsolidasikannya menjadi pinjaman langsung untuk menjadi eligible [8]. Konsolidasi ini penting karena hanya pembayaran yang dilakukan setelah konsolidasi yang dihitung sebagai pembayaran yang memenuhi syarat, kecuali jika kredit retroaktif diberikan melalui kebijakan khusus seperti Limited PSLF Waiver.
Setelah memastikan kelayakan pinjaman, peminjam harus memilih rencana pembayaran yang memenuhi syarat, seperti Income-Driven Repayment (IDR) atau rencana pembayaran standar 10 tahun. Pembayaran bulanan yang dilakukan di bawah rencana ini akan dihitung sebagai bagian dari 120 pembayaran bulanan yang diperlukan. Peminjam harus membuat 120 pembayaran tepat waktu, untuk jumlah penuh yang jatuh tempo, dan sambil bekerja penuh waktu (minimal 30 jam per minggu) untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat [13].
Untuk melacak kemajuan, peminjam disarankan menggunakan PSLF Help Tool, sebuah platform digital yang disediakan oleh Federal Student Aid. Alat ini membantu peminjam memverifikasi kelayakan pemberi kerja, menyiapkan formulir sertifikasi, dan mengajukannya secara elektronik [19]. Penggunaan alat ini mempercepat proses karena mengisi sebagian besar informasi secara otomatis berdasarkan data peminjam yang sudah ada dalam sistem, mengurangi kemungkinan kesalahan entri manual [34].
Verifikasi Pekerjaan dan Pengajuan Formulir Sertifikasi
Verifikasi pekerjaan adalah komponen krusial dari proses PSLF. Peminjam harus mengajukan PSLF Employment Certification Form—juga dikenal sebagai Formulir Sertifikasi Pekerjaan—untuk mengonfirmasi bahwa mereka bekerja untuk pemberi kerja yang memenuhi syarat. Formulir ini harus diisi oleh peminjam dan ditandatangani oleh perwakilan yang berwenang dari pemberi kerja mereka [35].
Peminjam disarankan mengajukan formulir ini setiap tahun atau setiap kali mereka berganti pekerjaan. Ini penting karena tanpa pengajuan formulir secara proaktif, Departemen Pendidikan AS tidak secara otomatis melacak pekerjaan atau pembayaran peminjam sebagai bagian dari program PSLF [36]. Pengajuan tahunan membantu mencegah kesalahan administratif, seperti pembayaran yang tidak dihitung karena pemberi kerja tidak diverifikasi.
Pemberi kerja harus mengonfirmasi informasi berikut dalam formulir:
- Nama resmi organisasi
- Alamat dan Nomor Identifikasi Pemberi Kerja (EIN)
- Status kerja penuh waktu (minimal 30 jam per minggu)
- Tanggal kerja dan tugas yang terkait dengan layanan publik [37]
Untuk organisasi yang telah tutup atau tidak bersedia memberikan sertifikasi, peminjam dapat mengajukan formulir tanpa tanda tangan pemberi kerja dengan menyertakan dokumen pendukung seperti W-2, slip gaji, atau surat penawaran kerja yang membuktikan status kerja penuh waktu [38].
Dokumentasi dan Bukti Pendukung
Meskipun tidak semua dokumen perlu dikirimkan setiap kali formulir diajukan, peminjam harus menyimpan catatan rinci untuk antisipasi jika Departemen Pendidikan meminta verifikasi. Dokumentasi yang direkomendasikan meliputi:
- Verifikasi pekerjaan: Slip gaji, formulir W-2, atau surat kerja dari HR
- Bukti kelayakan pemberi kerja: Surat penetapan IRS untuk organisasi nirlaba 501(c)(3) atau EIN organisasi
- Rekam jejak pembayaran: Pernyataan dari penyedia layanan pinjaman yang menunjukkan tanggal, jumlah, dan status pembayaran [1]
Catatan-catatan ini sangat penting jika terjadi kesalahan atau jika peminjam perlu mengajukan permohonan pertimbangan ulang setelah penolakan [40].
Pelacakan Kemajuan dan Pemantauan Status
Setelah formulir diajukan, peminjam dapat memantau status sertifikasi dan jumlah pembayaran yang telah dihitung melalui akun mereka di StudentAid.gov. Di bagian “My Aid”, peminjam dapat melihat kemajuan PSLF/TEPSLF mereka, termasuk jumlah pembayaran yang telah dikreditkan dan apakah status pekerjaan mereka telah diverifikasi [36]. Pemantauan rutin memungkinkan peminjam mengidentifikasi dan memperbaiki ketidaksesuaian lebih awal, seperti pembayaran yang tidak dihitung karena rencana pembayaran yang tidak memenuhi syarat atau periode penangguhan yang tidak dicatat dengan benar [42].
Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya
Banyak penolakan PSLF terjadi karena kesalahan yang dapat dihindari. Beberapa kesalahan umum meliputi:
- Tidak mengajukan formulir sertifikasi secara berkala
- Mengisi formulir dengan informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat
- Mengasumsikan bahwa semua pekerjaan nirlaba atau pemerintah secara otomatis memenuhi syarat tanpa verifikasi lebih lanjut
- Tidak memeriksa kembali status setelah perubahan penyedia layanan pinjaman [43]
Untuk menghindari kesalahan ini, peminjam harus:
- Mengajukan formulir sertifikasi setiap tahun atau saat berganti pekerjaan
- Memverifikasi kelayakan pemberi kerja menggunakan PSLF Employer Search Tool di StudentAid.gov
- Menjaga salinan semua formulir yang diajukan dan dokumen pendukung
- Secara rutin memeriksa kemajuan mereka melalui akun online mereka [44]
Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan tetap aktif dalam proses verifikasi, peminjam dapat secara signifikan meningkatkan peluang mereka untuk berhasil mendapatkan pengampunan pinjaman setelah menyelesaikan 120 pembayaran yang memenuhi syarat.
Kebijakan dan Perubahan Administratif Terkini
Dalam beberapa tahun terakhir, program Public Service Loan Forgiveness (PSLF) telah mengalami serangkaian perubahan kebijakan dan administratif yang signifikan, yang bertujuan untuk memperbaiki akses, mengatasi hambatan sistemik, serta memastikan integritas program sesuai dengan tujuan undang-undang aslinya. Perubahan ini mencerminkan respons aktif dari Departemen Pendidikan AS terhadap kritik luas mengenai tingkat penolakan yang tinggi dan kompleksitas administratif yang menghambat ratusan ribu pekerja layanan publik dari memperoleh pengampunan yang seharusnya mereka terima [2].
Kebijakan Sementara: Limited PSLF Waiver (2021–2022)
Salah satu perubahan administratif paling transformatif adalah penerapan Limited PSLF Waiver, yang berlaku dari Oktober 2021 hingga 31 Oktober 2022. Kebijakan sementara ini dirancang untuk mengatasi kesalahan historis dan hambatan struktural yang telah menghalangi banyak peminjam dari memenuhi syarat, meskipun mereka telah bekerja di sektor layanan publik selama bertahun-tahun [46]. Melalui waiver ini, peminjam diberikan kredit retrospektif untuk pembayaran yang sebelumnya tidak dianggap memenuhi syarat karena:
- Membayar di bawah rencana pembayaran yang tidak memenuhi syarat, seperti rencana bertahap atau diperpanjang.
- Memiliki jenis pinjaman yang tidak memenuhi syarat, seperti pinjaman dari Federal Family Education Loan (FFEL) Program atau Perkins Loans, selama mereka mengkonsolidasikannya menjadi Direct Consolidation Loan sebelum batas waktu.
- Kekurangan dalam verifikasi pekerjaan atau sertifikasi yang tidak lengkap [47].
Dampak dari kebijakan ini sangat besar: lebih dari $44,6 miliar pinjaman diampuni bagi sekitar 560.000 peminjam pada pertengahan 2024, menandai perubahan mendasar dalam efektivitas program [48]. Meskipun waiver telah berakhir, pengaruhnya tetap berlangsung melalui perbaikan permanen yang diadopsi oleh Departemen Pendidikan.
Penyesuaian Akun Pembayaran Berbasis Pendapatan (IDR Account Adjustment)
Sejalan dengan Limited PSLF Waiver, Departemen Pendidikan meluncurkan IDR Account Adjustment, sebuah inisiatif berbasis HEROES Act yang memberikan kredit tambahan untuk bulan-bulan kualifikasi menuju pengampunan. Penyesuaian ini secara otomatis memberikan kredit kepada peminjam untuk periode pembayaran, penangguhan, atau moratorium yang sebelumnya tidak dihitung, asalkan mereka memenuhi syarat di bawah rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment) [28]. Untuk peminjam yang memenuhi syarat PSLF, ini berarti waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 120 pembayaran kualifikasi dapat berkurang secara signifikan. Inisiatif ini tidak hanya mempercepat kemajuan menuju pengampunan, tetapi juga menekankan tanggung jawab penyedia layanan pinjaman dalam melacak dan menghitung pembayaran secara akurat [50].
Peningkatan Proses dan Pengurangan Antrian
Untuk menangani antrian aplikasi yang panjang dan mempercepat pemrosesan, Departemen Pendidikan mengumumkan peningkatan operasional pada April 2024. Langkah-langkah ini termasuk otomatisasi yang ditingkatkan, penambahan staf, dan integrasi data lintas penyedia layanan pinjaman [51]. Sebuah jeda pemrosesan parsial dari Mei hingga Juli 2024 memungkinkan pembaruan sistem dan pemeriksaan kualitas, yang pada akhirnya membantu mengurangi antrian aplikasi secara bertahap [52]. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam menangani aplikasi PSLF, terutama untuk kasus-kasus yang telah tertunda lama [53].
Peraturan Akhir 2025: Mengembalikan PSLF ke Tujuan Statutoris
Pada 30 Oktober 2025, Departemen Pendidikan mengeluarkan peraturan akhir yang bertujuan untuk "mengembalikan PSLF ke tujuan statutorisnya" dan memperkuat integritas program. Peraturan utama ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan mencakup beberapa ketentuan kunci:
- Pembatasan kelayakan pemberi kerja: Organisasi yang terlibat dalam aktivitas ilegal dengan "tujuan ilegal yang substansial", seperti mendukung terorisme, perdagangan manusia, atau imigrasi ilegal, kini dikeluarkan dari kelayakan sebagai pemberi kerja yang memenuhi syarat [2].
- Klarifikasi definisi layanan publik: Peraturan ini memperjelas bahwa hanya pemberi kerja yang misi utamanya selaras dengan fungsi layanan publik yang memenuhi syarat, memperkuat niat asli dari College Cost Reduction and Access Act of 2007 [55].
- Peningkatan mekanisme pengawasan: Aturan ini memperkenalkan prosedur yang lebih ketat untuk mencegah pengampunan pinjaman yang dibiayai oleh pembayar pajak bagi karyawan organisasi yang terlibat dalam perilaku ilegal [56].
Peraturan ini mendapat reaksi beragam. Sementara beberapa kelompok pendidikan tinggi dan nirlaba menyuarakan keprihatinan tentang kemungkinan penyalahgunaan, Departemen menekankan bahwa mayoritas besar pemberi kerja layanan publik yang sah—termasuk sekolah, rumah sakit, dan lembaga pemerintah—tidak akan terpengaruh.
Peran SAVE Plan dalam PSLF
Pengenalan rencana pembayaran Saving on a Valuable Education (SAVE) Plan sebagai bagian dari reformasi pinjaman mahasiswa pemerintahan Biden juga berdampak pada PSLF. SAVE Plan, yang merupakan bagian dari keluarga rencana pembayaran berbasis pendapatan, memungkinkan pembayaran bulanan yang lebih rendah bagi peminjam berpenghasilan rendah dan menengah. Yang penting, pembayaran di bawah SAVE Plan, termasuk periode pembayaran nol dolar, dihitung sebagai pembayaran kualifikasi menuju 120 pembayaran yang dibutuhkan untuk PSLF [57]. Meskipun menghadapi tantangan hukum dan penangguhan parsial oleh pengadilan, pembayaran yang dilakukan di bawah SAVE Plan sebelum penangguhan umumnya tetap dihitung untuk tujuan PSLF [58].
Tantangan dan Alasan Penolakan Umum
Program Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (Public Service Loan Forgiveness atau PSLF) sering kali menghadapi tantangan signifikan yang menyebabkan banyak aplikasi ditolak, meskipun peminjam telah bekerja keras untuk memenuhi persyaratan. Penolakan umumnya terjadi karena kombinasi kesalahan administratif, ketidaktahuan terhadap peraturan, dan kompleksitas sistemik yang telah lama menghambat efektivitas program. Pemahaman mendalam terhadap alasan-alasan penolakan ini sangat penting bagi peminjam untuk menghindari jebakan yang dapat menggagalkan upaya mereka mendapatkan pengampunan [59].
Pekerjaan di Pemberi Kerja yang Tidak Memenuhi Syarat
Salah satu alasan paling umum penolakan adalah peminjam bekerja untuk organisasi yang tidak memenuhi definisi pemberi kerja yang memenuhi syarat. Hanya pekerjaan penuh waktu (minimal 30 jam per minggu) di organisasi pemerintah federal, negara bagian, lokal, atau suku, organisasi nirlaba yang dikecualikan dari pajak di bawah 501(c)(3), atau organisasi nirlaba tertentu yang menyediakan layanan publik memenuhi syarat [60]. Pekerjaan di perusahaan yang mencari laba, serikat pekerja, organisasi politik partisan, atau organisasi keagamaan (kecuali yang menyediakan layanan publik sekuler) tidak memenuhi syarat [18]. Banyak peminjam salah mengira bahwa bekerja di sektor nirlaba secara otomatis membuat mereka memenuhi syarat, tanpa memverifikasi status pajak atau sifat layanan yang disediakan oleh organisasi mereka.
Tidak Membuat 120 Pembayaran yang Memenuhi Syarat
Untuk memenuhi syarat, peminjam harus melakukan tepat 120 pembayaran bulanan yang memenuhi syarat. Penolakan sering terjadi karena peminjam memiliki kurang dari jumlah ini, membuat pembayaran sebelum 1 Oktober 2007 (tanggal dimulainya program), atau membuat pembayaran saat tidak terdaftar dalam rencana pembayaran yang memenuhi syarat. Pembayaran yang memenuhi syarat harus dibuat tepat waktu, dalam jumlah penuh yang jatuh tempo, dan di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat seperti rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment) atau Rencana Pembayaran Standar 10 Tahun [13]. Pembayaran yang dibuat di bawah rencana lain, seperti rencana bertahap atau diperluas tanpa fitur khusus, umumnya tidak dihitung kecuali memenuhi kriteria tertentu [63].
Jenis Pinjaman yang Tidak Memenuhi Syarat
Hanya pinjaman langsung federal (Federal Direct Loan Program) yang memenuhi syarat untuk PSLF. Pinjaman dari Program Pinjaman Pendidikan Keluarga Federal (Federal Family Education Loan atau FFEL) atau Program Pinjaman Perkins tidak memenuhi syarat kecuali digabungkan menjadi Pinjaman Konsolidasi Langsung. Banyak peminjam memiliki pinjaman FFEL atau Perkins tetapi gagal mengonsolidasikannya, sehingga pembayaran mereka tidak dihitung [8]. Meskipun pembayaran yang dibuat sebelum konsolidasi biasanya tidak dihitung, inisiatif seperti Limited PSLF Waiver dan penyesuaian akun pembayaran berbasis pendapatan (IDR Account Adjustment) telah memungkinkan kredit retroaktif dalam keadaan tertentu [65].
Gagal Mengajukan Formulir Sertifikasi Ketenagakerjaan
Banyak peminjam menganggap bahwa PSLF bersifat otomatis, tetapi sebenarnya tidak demikian. Departemen Pendidikan AS tidak melacak pekerjaan atau pembayaran yang memenuhi syarat kecuali peminjam secara aktif mengajukan Formulir Sertifikasi Ketenagakerjaan untuk Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (ECF). Tanpa formulir ini, bahkan pembayaran yang memenuhi syarat mungkin tidak dihitung [66]. Peminjam disarankan untuk mengajukan ECF setiap tahun atau saat berganti pekerjaan untuk memastikan kemajuan mereka terlacak dengan benar [36].
Dokumentasi yang Tidak Lengkap atau Tidak Akurat
Kesalahan pada formulir sertifikasi ketenagakerjaan, seperti informasi pemberi kerja yang hilang (misalnya EIN, alamat), tanggal ketenagakerjaan yang tidak konsisten, atau formulir yang tidak ditandatangani, dapat menyebabkan penolakan [43]. Beberapa pemberi kerja juga gagal mengesahkan ketenagakerjaan dengan benar. Peminjam harus memastikan bahwa formulir diisi secara akurat dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dari pemberi kerja mereka [69].
Kurangnya Pemantauan terhadap Jumlah Pembayaran atau Status Ketenagakerjaan
Beberapa peminjam baru menyadari terlambat bahwa pembayaran mereka tidak dihitung karena kesalahan yang tidak diketahui atau perubahan status ketenagakerjaan. Sangat penting bagi peminjam untuk secara teratur meninjau status PSLF mereka melalui akun mereka di [70] untuk memantau jumlah pembayaran yang memenuhi syarat dan status sertifikasi ketenagakerjaan [36]. Jika aplikasi ditolak, peminjam dapat meninjau kembali alasannya, memperbaiki masalah apa pun, dan mengajukan permintaan pertimbangan ulang dengan dokumentasi yang diperbarui [40].
Dampak terhadap Karier di Sektor Layanan Publik
Program Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (Public Service Loan Forgiveness atau PSLF) memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan karier individu di sektor layanan publik, terutama dalam bidang pendidikan, perawatan kesehatan, dan layanan sosial. Dengan mengurangi beban keuangan akibat pinjaman mahasiswa, PSLF berfungsi sebagai insentif penting yang mendorong masuknya tenaga profesional ke profesi yang sering kali dibayar lebih rendah dibandingkan sektor swasta. Program ini secara khusus menargetkan pekerja di komunitas yang kekurangan layanan, termasuk sekolah berpenghasilan rendah, daerah pedesaan, dan wilayah dengan kekurangan tenaga kesehatan [73].
Dampak terhadap Sektor Pendidikan
Di bidang pendidikan, PSLF memainkan peran krusial dalam rekrutmen dan retensi guru, terutama di daerah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar seperti pendidikan khusus, STEM, dan daerah perkotaan atau pedesaan yang kurang terlayani. Penelitian menunjukkan bahwa insentif keuangan seperti pengampunan pinjaman meningkatkan kemungkinan seseorang memilih karier mengajar, terutama bagi mereka yang memiliki beban utang tinggi [74]. Perubahan administratif terkini, termasuk Limited PSLF Waiver dan penggunaan PSLF Help Tool, telah memungkinkan puluhan ribu guru menerima pengampunan yang sebelumnya terhambat oleh kompleksitas administratif [75]. Beberapa guru melaporkan bahwa dukungan finansial ini secara langsung memengaruhi keputusan mereka untuk tetap berkarier di bidang pendidikan publik [76].
Namun, efektivitas PSLF dalam mempertahankan guru dibatasi oleh tingkat kesadaran yang rendah dan kerumitan administratif. Banyak guru yang memenuhi syarat tidak mengejar pengampunan karena bingung mengenai definisi pemberi kerja yang memenuhi syarat, rencana pembayaran, atau persyaratan dokumentasi [77]. Studi oleh Brian Jacob dan rekan pada 2023 menunjukkan bahwa hambatan administratif secara signifikan mengurangi tingkat partisipasi, sehingga menghambat potensi program dalam menjaga stabilitas tenaga kerja [78].
Dampak terhadap Sektor Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, PSLF melengkapi program pengampunan lain seperti National Health Service Corps (NHSC) dan Nurse Corps Loan Repayment Program, yang menawarkan insentif langsung untuk pelayanan di daerah yang kekurangan tenaga profesional medis (Health Professional Shortage Areas/HPSAs) [79]. Meskipun PSLF tidak mewajibkan pelayanan di daerah tertentu, ketersediaannya meningkatkan kelayakan finansial karier di sektor kesehatan publik dan nirlaba. Namun, hubungan antara partisipasi PSLF dan praktik di daerah pedesaan kompleks. Studi 2025 menemukan bahwa dokter keluarga baru yang berpartisipasi dalam PSLF cenderung lebih jarang berpraktik di daerah pedesaan, kemungkinan karena rumah sakit dan sistem kesehatan perkotaan lebih mampu menyediakan dukungan administratif untuk sertifikasi PSLF [80].
Dampak terhadap Pekerja Sosial dan Layanan Komunitas
Bagi pekerja sosial, PSLF merupakan pilar utama dalam keberlanjutan karier. Bidang pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan utang tinggi dan gaji rendah, terutama untuk peran klinis dan kesehatan mental, sehingga pengampunan utang menjadi krusial untuk masuk dan tetap bekerja di bidang ini [81]. Organisasi seperti National Association of Social Workers (NASW) telah lama mendorong akses yang lebih luas ke PSLF, menekankan perannya dalam memungkinkan profesional melayani populasi rentan tanpa tekanan finansial [82]. Namun, perubahan regulasi terbaru yang mempersempit kriteria kelayakan organisasi nirlaba menimbulkan kekhawatiran, karena berpotensi mengesampingkan beberapa organisasi layanan sosial dan menciptakan ketidakpastian bagi karyawan [83].
Dampak terhadap Keputusan Karier Lulusan Pascasarjana
Harapan terhadap PSLF berinteraksi erat dengan rencana pembayaran berbasis pendapatan (IDR), terutama bagi lulusan pascasarjana dan profesional yang memasuki sektor layanan publik. Kombinasi pembayaran bulanan yang rendah melalui rencana seperti SAVE Plan dan janji pengampunan setelah 10 tahun membuat karier di bidang hukum, kedokteran, dan pekerjaan sosial menjadi lebih layak secara finansial [84]. Penyesuaian akun pembayaran berbasis pendapatan (IDR Account Adjustment) yang diberikan oleh Departemen Pendidikan AS telah memberikan kredit retrospektif bagi jutaan peminjam, memperpendek jalur menuju pengampunan dan meningkatkan kepercayaan terhadap program [65]. Ini secara langsung memengaruhi keputusan karier, karena lulusan dengan utang besar kini dapat memilih layanan publik tanpa harus menghadapi beban pembayaran yang tidak terjangkau [86].
Pertimbangan Keadilan dan Aksesibilitas
Meskipun PSLF berpotensi besar, dampaknya tidak merata di seluruh kelompok demografi. Analisis menunjukkan bahwa penerima manfaat cenderung berasal dari kelompok dengan pendapatan rumah tangga $80.000–$100.000 dan sebagian besar memegang gelar pascasarjana, yang menunjukkan bahwa program ini lebih menguntungkan profesional dengan pendapatan lebih tinggi dibandingkan pekerja berpenghasilan rendah seperti pendidik anak usia dini atau pekerja layanan masyarakat [87]. Selain itu, jurang rasial dan gender terlihat jelas, dengan perempuan kulit hitam menjadi kelompok yang paling terbebani oleh utang mahasiswa tetapi paling sedikit terwakili di antara penerima manfaat PSLF [88]. Hambatan administratif, kurangnya kesadaran, dan ketidaksetaraan dalam dukungan institusional di organisasi nirlaba kecil memperparah ketidakadilan ini [89]. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan dampak PSLF dalam mengatasi kekurangan tenaga kerja di komunitas yang kurang terlayani, kebijakan harus menyederhanakan proses aplikasi, memastikan sertifikasi pemberi kerja yang konsisten, dan mempertimbangkan untuk memperluas kelayakan agar mencerminkan cakupan penuh pekerjaan layanan publik [90].
Rekomendasi dan Strategi untuk Peminjam
Bagi peminjam yang mengejar pengampunan melalui Public Service Loan Forgiveness (PSLF), pendekatan yang proaktif dan terencana sangat penting untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi dan kemajuan dilacak secara akurat. Banyak aplikasi PSLF ditolak karena kesalahan administratif atau ketidaktahuan, tetapi dengan mengikuti strategi yang direkomendasikan, peminjam dapat secara signifikan meningkatkan peluang keberhasilan mereka.
Ajukan Formulir Sertifikasi Karyawan Secara Berkala
Salah satu strategi paling penting adalah mengajukan Formulir Sertifikasi Karyawan untuk Public Service Loan Forgiveness secara berkala. Peminjam harus mengajukan formulir ini setidaknya setahun sekali atau setiap kali berganti pekerjaan. Tindakan ini membantu memastikan bahwa pekerjaan mereka memenuhi syarat dan pembayaran mereka sedang dilacak dengan benar [36]. Dengan mengirimkan formulir secara rutin, peminjam dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan lebih awal, mencegah kejutan saat mengajukan pengampunan setelah 120 pembayaran [1]. Proses ini dapat disederhanakan dengan menggunakan PSLF Help Tool, yang memandu peminjam melalui verifikasi pekerjaan dan pengajuan formulir secara elektronik [19].
Gunakan PSLF Help Tool untuk Pelacakan dan Pengajuan
PSLF Help Tool, yang disediakan oleh Federal Student Aid, adalah alat digital penting yang dirancang untuk menyederhanakan proses aplikasi dan sertifikasi [94]. Alat ini memungkinkan peminjam untuk memverifikasi kelayakan pemberi kerja mereka, menghasilkan formulir sertifikasi yang telah diisi sebagian menggunakan data yang ada, dan mengirimkannya secara elektronik. Penggunaan alat ini tidak hanya mengurangi kemungkinan kesalahan entri manual tetapi juga mempercepat pemrosesan dibandingkan dengan formulir kertas [34]. Selain itu, peminjam dapat menggunakan alat ini untuk melacak kemajuan mereka terhadap 120 pembayaran yang memenuhi syarat dan memantau status sertifikasi pekerjaan mereka [19].
Pantau Jumlah Pembayaran yang Memenuhi Syarat
Peminjam harus secara rutin memeriksa jumlah pembayaran yang memenuhi syarat yang telah dikreditkan ke akun mereka. Ini dapat dilakukan dengan masuk ke akun StudentAid.gov dan meninjau bagian "PSLF/TEPSLF Payment Progress" di bawah "My Aid" [97]. Dasbor ini menampilkan jumlah pembayaran yang telah dihitung, apakah setiap pembayaran dibuat di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat, dan status sertifikasi pekerjaan. Pemantauan rutin memungkinkan peminjam untuk segera menangani ketidaksesuaian, seperti pembayaran yang tidak dihitung karena periode penangguhan atau rencana pembayaran yang tidak memenuhi syarat [42].
Pastikan Kelayakan Pinjaman dan Rencana Pembayaran
Untuk memenuhi syarat PSLF, peminjam harus memiliki Direct Loans dari William D. Ford Federal Direct Loan Program. Peminjam dengan pinjaman dari program lain, seperti Federal Family Education Loan (FFEL) Program atau Perkins Loans, harus menggabungkannya menjadi Direct Consolidation Loan untuk menjadi eligible [1]. Selain itu, pembayaran harus dilakukan di bawah rencana pembayaran yang memenuhi syarat, seperti rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment), termasuk SAVE Plan, Pay As You Earn, atau Income-Based Repayment, atau rencana pembayaran standar 10 tahun [23]. Peminjam yang saat ini berada di rencana pembayaran yang tidak memenuhi syarat harus segera beralih ke rencana yang memenuhi syarat.
Pertahankan Rekam Jejak yang Komprehensif
Mempertahankan dokumentasi yang rinci sangat penting. Peminjam harus menyimpan salinan semua formulir sertifikasi pekerjaan yang dikirim, slip gaji atau surat dari pemberi kerja yang memverifikasi status kerja penuh waktu, pernyataan pinjaman yang menunjukkan jumlah dan tanggal pembayaran, serta korespondensi dengan penyedia layanan pinjaman dan Department of Education [101]. Catatan-catatan ini berfungsi sebagai bukti dalam kasus sengketa atau jika formulir hilang, dan mendukung aplikasi pengampunan akhir yang sukses.
Ajukan Pengampunan Segera Setelah 120 Pembayaran
Segera setelah 120 pembayaran yang memenuhi syarat dibuat, peminjam harus mengajukan PSLF Application for Forgiveness melalui PSLF Help Tool atau dengan mengirimkan formulir resmi [35]. Bahkan jika pekerjaan berakhir setelah pembayaran ke-120, pengampunan masih dapat diberikan selama semua persyaratan terpenuhi [103].
Kelola Transisi dengan Hati-Hati
Saat berganti pekerjaan atau penyedia layanan pinjaman, peminjam harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi kemajuan PSLF mereka. Saat berganti pekerjaan, peminjam harus mengajukan formulir sertifikasi baru untuk pemberi kerja yang baru dan memastikan bahwa pemberi kerja sebelumnya memenuhi syarat. Saat penyedia layanan pinjaman berubah, peminjam harus terus melakukan pembayaran dan memverifikasi bahwa riwayat pembayaran mereka dipindahkan dan dikreditkan dengan benar oleh penyedia layanan baru [104]. Pemantauan akun di StudentAid.gov sangat penting selama periode transisi ini.
Perbandingan dengan Program Pengampunan Lainnya
Program Pengampunan Pinjaman Layanan Publik (Public Service Loan Forgiveness) berdiri sebagai salah satu dari beberapa mekanisme pengampunan pinjaman mahasiswa federal di Amerika Serikat, namun memiliki struktur, tujuan, dan persyaratan yang unik dibandingkan dengan program lain seperti Teacher Loan Forgiveness (TLF) dan pengampunan berdasarkan rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment atau IDR). Memahami perbedaan ini penting bagi peminjam untuk merencanakan strategi keuangan jangka panjang dan memilih jalur yang paling sesuai dengan karier dan kebutuhan mereka.
Perbedaan Utama dengan Teacher Loan Forgiveness
Teacher Loan Forgiveness (TLF) adalah program khusus yang dirancang untuk memberikan pengampunan hingga $17.500 kepada guru yang bekerja penuh waktu selama lima tahun akademik berturut-turut di sekolah berpenghasilan rendah atau agen layanan pendidikan yang memenuhi syarat [105]. Jumlah pengampunan bervariasi tergantung pada subjek yang diajarkan: hingga $5.000 untuk kebanyakan guru, dan hingga $17.500 untuk guru pendidikan khusus, matematika, atau sains di sekolah menengah. Berbeda dengan Public Service Loan Forgiveness, TLF tidak mengharuskan peminjam untuk berada dalam rencana pembayaran berbasis pendapatan, dan jumlah pengampunan bersifat tetap, tidak peduli seberapa besar saldo pinjaman yang tersisa.
Salah satu batasan penting adalah bahwa periode pengajaran yang digunakan untuk memenuhi syarat TLF tidak dapat digunakan secara bersamaan untuk menghitung pembayaran menuju PSLF [106]. Artinya, guru yang menerima TLF harus menyelesaikan tambahan 120 pembayaran yang memenuhi syarat (sekitar 10 tahun) di bawah PSLF setelah periode lima tahun tersebut. Oleh karena itu, guru dengan utang yang sangat besar sering kali lebih diuntungkan dengan fokus langsung pada PSLF, yang dapat mengampuni seluruh saldo pinjaman yang tersisa, daripada menerima jumlah tetap dari TLF [107].
Perbandingan dengan Pengampunan Berbasis IDR
Pengampunan melalui rencana pembayaran berbasis pendapatan (Income-Driven Repayment) adalah mekanisme yang tersedia bagi sebagian besar peminjam pinjaman federal, bukan hanya mereka yang bekerja di sektor layanan publik. Di bawah rencana seperti Pay As You Earn (PAYE), Income-Based Repayment (IBR), atau Saving on a Valuable Education (SAVE), sisa saldo pinjaman diampuni setelah 20 atau 25 tahun pembayaran yang memenuhi syarat, tergantung pada jenis pinjaman dan rencana tertentu [84]. Sejak tahun 2021 hingga 2025, pengampunan ini tidak dikenakan pajak penghasilan, menjadikannya insentif yang sangat besar [109].
Kunci perbedaan dengan PSLF adalah waktu: PSLF menawarkan pengampunan setelah 10 tahun (120 pembayaran), jauh lebih cepat daripada 20 atau 25 tahun yang dibutuhkan untuk pengampunan IDR. Namun, PSLF memiliki persyaratan ketat tentang jenis pekerjaan dan pemberi kerja yang memenuhi syarat. Sebaliknya, pengampunan IDR tersedia bagi siapa saja yang memenuhi syarat untuk rencana pembayaran tersebut, terlepas dari pekerjaan mereka. Yang penting, pembayaran yang dilakukan di bawah rencana IDR dapat dihitung secara bersamaan menuju keduanya—baik PSLF maupun pengampunan IDR. Namun, pada akhirnya, hanya satu bentuk pengampunan yang akan diberikan. Jika seorang peminjam memenuhi syarat untuk PSLF, itu akan diproses terlebih dahulu karena lebih cepat [63].
Interaksi dan Strategi Penggabungan Program
Peminjam dapat secara strategis menggabungkan pemahaman tentang program-program ini untuk memaksimalkan manfaat mereka. Misalnya, seorang guru dapat memanfaatkan TLF untuk mendapatkan pengampunan parsial setelah lima tahun, kemudian terus bekerja di sektor pendidikan dan mengejar PSLF untuk mengampuni sisa utang mereka setelah 10 tahun pembayaran tambahan. Atau, seorang profesional layanan publik dapat mendaftar ke rencana pembayaran IDR, seperti SAVE Plan, untuk menjaga pembayaran bulanan tetap rendah (bahkan $0 jika pendapatan cukup rendah), sambil memastikan setiap pembayaran dihitung menuju PSLF [111].
Inisiatif seperti IDR Account Adjustment telah memperkuat interaksi ini dengan memberikan kredit retrospektif untuk pembayaran yang sebelumnya tidak dihitung, termasuk periode penangguhan atau penundaan pembayaran, asalkan peminjam bekerja di sektor layanan publik pada saat itu [28]. Ini berarti bahwa bahkan periode yang tidak dianggap memenuhi syarat di masa lalu sekarang dapat diperhitungkan, mempercepat kemajuan menuju pengampunan baik di bawah PSLF maupun IDR [113]. Oleh karena itu, memahami perbedaan dan potensi tumpang tindih antara program-program ini sangat penting untuk membuat keputusan karier dan keuangan yang terinformasi dengan baik.